Yap. Tepat hari ini tanggal 25, umur Aida genap 4 bulan.
Berarti, hari ini jadwal Aida nimbang berat badan. Papi dengan rajinnya udah ngingetin dari kemarin, "besok Aida ditimbang ya mam, jangan lupa..". Demi memantau perkembangan si cantik shalihah ini, awal bulan umurnya memang sudah jadi jadwal paten timbang berat badan. Selain timbang berat badan, juga ada jadwal baca buku perkembangan bayi sesuai umurnya. Maklum, orangtua baru macam kami ini dituntut banyak memperkaya referensi, belajar banyaaak tentang hidup berkeluarga dan perkembangan anak. Eh, bukan maksudnya kalau sudah lama jadi orangtua nggak perlu belajar lagi yaa, tapi seyogyanya kalau anak baru kan porsi belajarnya jauh lebiiih banyak dari yang sudah lama berpengalaman. Sebab bagaimanapun, belajar itu long life, cuma aja kalau sudah lamaa mungkin pengetahuannya sudah teramu dengan pengalaman jadi sudah lebih matang.
Aih, kenapa jadi kemana-mana ya?
Sebenarnya, saya juga bingung mau nulis apa sekarang. Banyak tema yang berkecamuk di kepala, sebanyak pekerjaan yang menumpuk di luar kepala :D, tapi kepikiran aja kemarin si Papi sempat nyeletuk, gimana itu nasib blog kita ya?, akhirnya saya sempatkan curi waktu sambil nunggu mesin cuci bilas baju-baju, menjenguk sebentar blog baru ini. Dan akhirnya, saya memilih nulis random, celoteh ringan ajalah. Daripada bahas pesawat MH... yang endingnya resmi dinyatakan jatuh di lautan, yang ujung-ujungnya kalau terlalu serius cucian bisa jadi nggak selesai dan rumah stay berantakan :|
hmm, balik ke bahasan di ataas sana, berapa ya berat Aida sekarang, di usianya yang genap 4 bulan ini? kalau dari artikel-artikel yang beredar sih, katanya mulai bulan ke-4 ini orangtua harus rutin kontrol timbangan anak, sebab 4 bulan ke atas si bayi kecil nan mungil sudah mulai aware, ngeh dengan sekeliling dan mulai banyak gerak bermain. Jadi, untuk memastikan pertumbuhannya baik, rutinlah periksa berat badan, buang air kecil dan buang air besarnya. Berat badan memang bukan indikator satu-satunya, tapi cara mudah melihat pertumbuhannya adalah lewat berat badan itu. Nggak perlu harus di titik teratas berat badan bayi seumurnya, cukup pastikan berat si kecil nggak di bawah berat standar, cukup dengan pastikan berada di garis hijau KMS.
yosh, Waktunya menjemur, lalu siap-siap untuk jadwal ngajar sore ini. Mata saya agak berat sebenarnya, biasanya setelah Papi berangkat kerja, saya nyelipiin waktu qaylulah sedikit buat nambal tidur malam atau pagi yang tergadaikan hehe.. Tapi sekarang udah keburu zuhur euy. Yasud, marketmon, mari kita kemon beberes deh.. *emot orang lari mana ini emoot* B)
~menumpuk doa spesial Aida hari ini ; qurrata a'yun.
Berarti, hari ini jadwal Aida nimbang berat badan. Papi dengan rajinnya udah ngingetin dari kemarin, "besok Aida ditimbang ya mam, jangan lupa..". Demi memantau perkembangan si cantik shalihah ini, awal bulan umurnya memang sudah jadi jadwal paten timbang berat badan. Selain timbang berat badan, juga ada jadwal baca buku perkembangan bayi sesuai umurnya. Maklum, orangtua baru macam kami ini dituntut banyak memperkaya referensi, belajar banyaaak tentang hidup berkeluarga dan perkembangan anak. Eh, bukan maksudnya kalau sudah lama jadi orangtua nggak perlu belajar lagi yaa, tapi seyogyanya kalau anak baru kan porsi belajarnya jauh lebiiih banyak dari yang sudah lama berpengalaman. Sebab bagaimanapun, belajar itu long life, cuma aja kalau sudah lamaa mungkin pengetahuannya sudah teramu dengan pengalaman jadi sudah lebih matang.
Aih, kenapa jadi kemana-mana ya?
Sebenarnya, saya juga bingung mau nulis apa sekarang. Banyak tema yang berkecamuk di kepala, sebanyak pekerjaan yang menumpuk di luar kepala :D, tapi kepikiran aja kemarin si Papi sempat nyeletuk, gimana itu nasib blog kita ya?, akhirnya saya sempatkan curi waktu sambil nunggu mesin cuci bilas baju-baju, menjenguk sebentar blog baru ini. Dan akhirnya, saya memilih nulis random, celoteh ringan ajalah. Daripada bahas pesawat MH... yang endingnya resmi dinyatakan jatuh di lautan, yang ujung-ujungnya kalau terlalu serius cucian bisa jadi nggak selesai dan rumah stay berantakan :|
hmm, balik ke bahasan di ataas sana, berapa ya berat Aida sekarang, di usianya yang genap 4 bulan ini? kalau dari artikel-artikel yang beredar sih, katanya mulai bulan ke-4 ini orangtua harus rutin kontrol timbangan anak, sebab 4 bulan ke atas si bayi kecil nan mungil sudah mulai aware, ngeh dengan sekeliling dan mulai banyak gerak bermain. Jadi, untuk memastikan pertumbuhannya baik, rutinlah periksa berat badan, buang air kecil dan buang air besarnya. Berat badan memang bukan indikator satu-satunya, tapi cara mudah melihat pertumbuhannya adalah lewat berat badan itu. Nggak perlu harus di titik teratas berat badan bayi seumurnya, cukup pastikan berat si kecil nggak di bawah berat standar, cukup dengan pastikan berada di garis hijau KMS.
yosh, Waktunya menjemur, lalu siap-siap untuk jadwal ngajar sore ini. Mata saya agak berat sebenarnya, biasanya setelah Papi berangkat kerja, saya nyelipiin waktu qaylulah sedikit buat nambal tidur malam atau pagi yang tergadaikan hehe.. Tapi sekarang udah keburu zuhur euy. Yasud, marketmon, mari kita kemon beberes deh.. *emot orang lari mana ini emoot* B)
~menumpuk doa spesial Aida hari ini ; qurrata a'yun.